PENERAPAN RAGAM HIAS PADA BAHAN KERAS
A. RAGAM HIAS (ORNAMEN)
Ø
Ornamen bunga teratai melambangkan keagungan.
Ø
Ornamen bunga
melati melambangkan kesucian.
Ø
Memiliki arti
simbolik seperti : Dapat menangkal roh-roh jahat, Memberikan keberkahan dan
Sebagai symbol; pangkat atau kedudukan dalam masyarakat.
Ø
Motif : Tumbuhan,
hewan, manusia dan geometris.
Untuk
memperindah bidang 2 dan 3 dimensi.
Ø
2 dimensi : Pada
benda kerajinan anyaman, ukiran dan bagian dari sisi bangunan rumah
tradisional.
Ø
3 dimensi : Barang-barang
rumah tangga dan kerajinan tangan.
Ø
Bentuk dasar : Bentuk
flora, fauna, manusia dan geometris.
Merupakan
bentuk stilasi dari bentuk aslinya.
Ø
Stilasi : Penggayaan.
Deformasi
: Disederhanakan.
Ø
Proses : Memahat,
menganyam dan pengecetan.
B. JENIS-JENIS RAGAM HIAS
1.
Ragam Hias Flora
(Tumbuhan)
Pengembangan dari bentuk aslinya,
diwujudkan bentuk sulur-suluran.
2.
Ragam Hias Fauna
(Hewan)
Mengalami perubahan bentuk/gaya. Diambil
dari ciri khas setempat.
3.
Ragam Hias
Figuratif (Manusia)
Sudah mengalami perubahan bentuk yang
digayakan.
4.
Ragam Hias
Geometris
Pengembangan dari bentuk dasar-dasar
geometris.
5.
Ragam Hias Benda
Alam Semesta
Bintang, bulan, matahari, pelangi dan
awan.
6.
Ragam Hias
Benda-Benda Imaginatif
Sepeda
C. POLA RAGAM HIAS
Adalah hasil susunan dari suatu aturan tertentu dalam
bentuk dari komposisi tertentu.
1.
Pola Simetris
Memiliki keseimbangan dan bentuk yang
sama dalam susunan.
2.
Pola Asimetris
Tidak berimbang namun masih terlihat
kesatuan yang harmoni.
3.
Pola Ragam Hias
Tepi
Pengulangan untuk menghias bagian tepi.
4.
Pola Ragam Hias
Menyudut
Membentuk pola segitiga, disesuaikan
bentuk yang ada.
5.
Pola Ragam Hias
Gabungan dari beberapa ragam hias,
membentuk ragam hias baru.
6.
Pola Ragam Hias
Beraturan
Pengulangan dari sebelumnya dengan ukuran
yang sama.
7.
Pola Ragam Hias
Tidak Beraturan
Sebaran dari bebrapa motif yang berbeda,
tidak seimbang.
D. ALAT DAN BAHAN
1)
Pahat
Memiliki
mata bentuk lurus dan melengkung.
Untuk
pahatan pada kayu.
2)
Palu Kayu
Untuk
memukul pahat yang sudah diberi sketsa ragam hias.
3)
Kuas
Untuk
pemberian warna pada kayu, batu, keramik dan logam.
4)
Politur
Pelapis
dengan warna natural dilakukan dengan kuas/ disemprot.
5)
Cat Kayu/Besi
Untuk
memberi efek warna.
Dapat
bertahan lama.
1)
Kayu/ Papan
Berupa
kayu papan atau batangan.
2)
Batu
Sebagai
media untuk menggambar ragam hias, permukaan rata.
3)
Keramik
4)
Logaam
5)
Bambu
6)
Rotan
7)
Pandan
8)
Besi
E. TEKNIK PENERAPAN RAGAM HIAS
I.
Teknik Ukir
Berupa bahan dari kayu.
Proses mengukir :
§
Membuat
desain/gambar.
§
Menempelkan
desain pada kayu.
§
Mengukirnya.
§
Menghaluskan lalu
diberi pernis.
II.
Teknik Cor
Berupa kuningan, tembaga, tanah liat,
logam, bubuk gips dan besi.
Umumnya mmenggunakan bahan-bahan yang
dicairkan.
Cara :
§
Membuat
negatif/model.
§
Membuat cetakan.
§
Pembakaran.
§ Cat dan pelapis vernis.
Alat dan bahan : ember, pengaduk dari
kayu, gips, air, tanah liat, cetakan dari kayu dan cat besi/vernis.
III.
Teknik Pengecatan
Bahan berupa kayu, batu dan besi.
Cara :
§
Membuat
desain/gambar.
§ Melakukan pengecatan sesuai pola
Alat dan bahan : Kuas, palet, cat pensil,
kayu/triplek dan cat minyak/akrilik.
Comments
Post a Comment